Rusia Kecam Jepang Terkait Penempatan Rudal AS di Pulau Kyushu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rusia menuntut Jepang untuk menarik sistem rudal jarak menengah Typhon milik Amerika Serikat yang saat ini ditempatkan di pulau Kyushu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyatakan penempatan tersebut tidak dapat diterima dan merupakan ancaman bagi keamanan nasional serta stabilitas kawasan. Moskow mengirimkan nota protes resmi kepada Tokyo pada 3 September. Sistem rudak tersebut ditempatkan di Pangkalan Udara Kanoya, Prefektur Kagoshima, sekitar 1.300 km dari Vladivostok, awalnya untuk latihan militer Valiant Shield pada Juni dan tetap ada untuk latihan lainnya. Zakharova menekankan penolakan Moskow terhadap penempatan semacam itu, terlepas dari durasinya. Jepang diminta menghentikan praktik ini dan menarik sistem tersebut dari wilayahnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 September 2026 pukul 23.35
Operasi Bayangan Rusia 'Hantui' Eropa, Presiden Prancis Perketat Keamanan
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 14.05
Kepolisian Jepang Pertimbangkan Lebih Banyak Pekerja Asing di Sektor Keamanan
Berita terkait
Rusia Kecam Rencana Latihan Militer Gabungan AS-Jepang-Australia
VOI · 2 September 2026 pukul 06.00
Jepang Lirik Senjata Nuklir, China dan Rusia Ketar-ketir
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 07.04
Rusia Kritik AS: Luar Angkasa Harus Bebas dari Senjata Apapun!
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.00
Moskow dukung gagasan AS terkait gencatan energi Rusia-Ukraina
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 23.26