Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Rusia Kerahkan 1.796 Hulu Ledak Nuklir, Level Tertinggi dalam 9 Tahun

Rusia telah meningkatkan jumlah hulu ledak nuklir yang dikerahkan pada sistem peluncur hingga 1.796 unit pada Januari 2026, mencapai level tertinggi sejak 2017. Menurut laporan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) tahunan 2026, dari total 5.420 hulu ledak nuklir Rusia, sebanyak 2.604 berada dalam penyimpanan terpusat, 1.020 telah dipensiunkan, dan 1.796 siap ditembakkan. Jumlah ini terus naik sejak konflik penuh melawan Ukraina, dari 1.588 pada 2022 hingga 1.718 pada 2025, dan naik 14 persen dibandingkan 2020.

Dibandingkan dengan negara lain, Amerika Serikat mempertahankan jumlah hulu ledak yang dikerahkan tetap pada 1.770 unit. Prancis dan Inggris juga tidak mengubah pasukapun, masing-masing dengan 280 dan 120 hulu ledak siap tembak. Sementara itu, China sedikit meningkatkan jumlahnya dari 24 menjadi 34 unit dari total sekitar 620 hulu ledak.

Peningkatan pasukan nuklir Rusia terjadi di tengah kondisi ketegangan yang meningkat dan ancaman yang lebih sering dilontarkan oleh pejabat Rusia terhadap negara-negara Eropa. Data ini mencerminkan dinamika kompetisi senjata nuklir global yang berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait