Jepang Punya Lebih dari 100.000 Orang Berusia 100 Tahun ke Atas, Kok Bisa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Untuk pertama kalinyah, jumlah orang berusia 100 tahun ke atas di Jepang mencapai 107.677 orang, tercatat sebagai tertinggi di dunia. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan 88% dari mereka adalah perempuan, dengan wanita tertua berusia 114 tahun dan laki-laki tertua berusia 112 tahun. Menteri Kesehatan Kenichiro Ueno menghubungkan fenomena ini dengan kemajuan medis dan teknologi, sekaligus memperingatkan tentang tantangan menjaga keberlanjutan sistem jaminan sosial. Pola makan sehat seperti konsumsi ikan, sayuran, dan nasi, serta gaya hidup aktif diyakini mendukung panjang umur ini. Namun, Jepang juga menghadapi krisis demografi: angka kesuburan turun ke 1,14 pada 2025, jauh di bawah angka pengganti 2,1, sementara proyeksi populasi akan menurun hingga 87 juta pada 2070 dari 128 juta pada 2008. Pemerintah berupaya mendorong kelahiran melalui program dan subsidi, namun hasilnya masih terbatas. Penduduk asing hanya mencakup 3% populasi, dan sebagian warga menentang kebijakan imigrasi yang lebih terbuka. Survei sejak 1963 menunjukkan peningkatan signifikan dari 153 orang pada 1963 hingga puluhan ribu pada 2020-an, meski ada kekhawatiran tentang akurasi data akibat catatan kelahiran yang hilang atau tidak lengkap.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.53
Penduduk Berusia 100 Tahun di Jepang Tembus 100 Ribu Orang
Berita terkait
Rekor! Jumlah Warga Jepang Berusia 100 Tahun Tembus 107 Ribu Orang
Detik.com · 16 September 2026 pukul 10.47
Studi Ungkap Kasus Cedera Ginjal Akut Meningkat pada Musim Panas di Jepang
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.50
Mengenal Penyakit Menular Seksual Sifilis yang Kasusnya Melonjak di Jepang
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 18.49
Tarif Izin Tinggal di Jepang Naik, Daftar Jadi Warga Tembus Rp22 Juta
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 16.45