Erupsi Anak Krakatau Tak Bisa Diremehkan, Sejarah Kelamnya Pernah Bikin Geger Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau erupsi pada Jumat malam (4/9/2026) hingga Sabtu dini hari (5/9/2026) di Selat Sunda. Erupsi tidak langsung, mengingat letusan 22 Desember 2018 memicu tsunami menewaskan ratusan orang di Banten dan Lampung. Anak Krakatau aktif sejak 1920-an, status Siaga (Level III) sejak 2 Juli 2026. Letusan 1883 Gunung Krakatau memicu tsunami dan guncangan kuat, menewaskan 36.000 orang serta menurunkan suhu global 0,6°C.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 12.15
Erupsi Anak Krakatau Tak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan PVMBG
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 17.45
Anak Krakatau Berubah Bentuk, Ahli Ingatkan Bahaya Lontaran Vulkanik
JawaPos · 6 September 2026 pukul 15.30
Daftar 4 Gunung Api Indonesia yang Erupsi di Hari yang Sama, Magma Terhubung?
kumparan · 6 September 2026 pukul 15.14
Badan Geologi Ungkap Bahaya Erupsi Anak Krakatau: Material Pijar-Gas Vulkanik
Berita terkait
Erupsi Anak Krakatau Siaga III, Profesor BRIN Ingatkan Bahaya Tsunami Tanpa Gempa
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 08.00
Anak Krakatau Erupsi, BMKG: Potensi Tsunami Belum Terdeteksi
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 11.20
Jawaban Badan Geologi soal Potensi Tsunami Erupsi Berulang Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.09
Waspada Paparan Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Cara Melindungi Diri
Detik.com · 6 September 2026 pukul 10.44