JK Nilai Pesantren Harus Lebih Modern: Seimbangkan Akhlak, Ilmu, dan Teknologi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menekankan pentingnya pesantren menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dengan menjaga keseimbangan antara akhlak, ilmu, dan teknologi. Dalam sambutannya pada Gala Dinner Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta, JK menyatakan bahwa pendidikan pesantren telah bertransformasi dari sistem tradisional menuju pendidikan modern, namun perlu terus beradaptasi dengan kebutuhan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, konsep pendidikan holistik harus mengembangkan tiga aspek: otak (head), hati untuk akhlak dan kemampuan kecerdasan (heart), dan tangan untuk kemampuan bekerja (hand).
Bagikan
Berita terkait
UT Jakarta Bekali 2.578 Mahasiswa Baru Hadapi Kuliah Jarak Jauh
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 22.38
Ketua MPR Minta Ponpes Evaluasi Sistem untuk Hapus Kasus Kekerasan
Detik.com · 5 September 2026 pukul 14.34
Kisah Waled NU Bangun Pesantren untuk Anak Korban DOM dan Tsunami
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 09.33
Game Edukasi ABCLand Dongkrak Literasi Huruf Anak PAUD di Tangerang
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 07.42