Juli 2026 Jadi yang Terkering Sejak 1991, Ancaman Kemarau Ekstrem Nyata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG mengonfirmasi Juli 2026 sebagai bulan Juli terkering di Indonesia dalam 35 tahun terakhir, sejak 1991. Fenomena ini dipicu oleh kombinasi El Nino kuat di Samudera Pasifik dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif di Samudera Hindia, yang menghambat pembentukan awan hujan di seluruh wilayah Indonesia. Rata-rata curah hujan nasional pada Juli 2026 menempati peringkat pertama sebagai yang terkering. Ancaman kemarau ekstrem nyata dan belum mencapai puncaknya, dengan El Nino diproyeksikan 75% berpeluang menguat ke kategori sangat kuat hingga Oktober 2026. BMKG menekankan perlunya langkah antisipasi serius untuk menghadapi dampak kekeringan selama periode musim kemarau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.13
Hujan Buatan Jadi Harapan saat Kemarau Berkepanjangan
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.25
El Nino Sangat Kuat OTW ke RI, BMKG Minta Petani Ubah Jadwal Tanam
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 15.26
Prabowo Instruksikan Seluruh Sektor Siaga Hadapi El Nino dan Kemarau
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 18.12
Daftar Wilayah Sudah Masuk Musim Kemarau Awal Agustus
Berita terkait
Daftar Wilayah Masuk Puncak Musim Kemarau September 2026
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 09.40
BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Mundur
kumparan · 24 September 2026 pukul 19.00
BMKG: Musim Hujan Sedikit Mundur Akibat El Nino Kuat, Puncaknya Desember 2026-Februari 2027
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 18.10
BMKG Ungkap Penyebab Musim Hujan Mundur dan Durasi Lebih Singkat
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 13.30