Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

El Nino Sangat Kuat OTW ke RI, BMKG Minta Petani Ubah Jadwal Tanam

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan petani di Indonesia untuk segera menyesuaikan jadwal tanam akibat fenomena El Nino yang semakin kuat. El Nino diperkirakan memperpanjang musim kemarau dan meningkatkan risiko penurunan produksi hingga gagal panen. BMKG sejak Maret 2026 telah memproyeksikan kondisi ini dan terus memantau perkembangannya, dengan potensi dampak yang masih berlangsung hingga Mei 2027 secara global.

Wilayah yang paling berisiko terdampak adalah bagian selatan garis khatulistiwa, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali, pesisir Pulau Jawa, Sumatra bagian selatan, dan Papua bagian selatan. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyarankan agar petani di daerah tersebut mempercepat periode tanam agar masa panen tidak berlangsung saat puncak kemarau. BMKG telah memetakan Indonesia ke dalam 699 zona musim untuk memberikan rekomendasi yang disesuaikan dengan kondisi iklim lokal.

Selain penyesuaian jadwal tanam, BMKG juga mendorong penggunaan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi kering melalui pendampingan penyuluh pertanian. Dampak El Nino terhadap Indonesia diperkirakan mulai melemah pada pertengahan Oktober 2026 seiring datangnya musim hujan, namun BMKG tetap waspada karena fenomena ini masih berpotensi meningkat ke fase yang lebih kuat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait