Jurnalis Palestina-Amerika Naqaa Hamed Ditahan Pasukan Israel di Bethlehem
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasukan Israel menahan jurnalis Palestina-Amerika, Naqaa Hamed, di pos pemeriksaan militer Tuqu, Bethlehem, pada Selasa (15/9). Hamed ditahan saat kembali dari tugas peliputan, sementara rekan kru lainnya dibebaskan setelah pemeriksaan peralatan. Hingga kini, otoritas Israel belum memberikan keterangan resmi, namun sumber militer anonim menuduhnya bekerja sama dengan pihak musuh.
Penahanan ini terjadi setelah Hamed meliput kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat, khususnya di wilayah Qusra yang sering mengalami serangan pemukim Israel. Hamed, yang kini bekerja sebagai jurnalis lepas dan mantan staf Press TV, menjadi sasaran kecaman di media sosial Israel sebelum penangkapannya. Kasus ini mempertegas risiko keamanan bagi jurnalis yang meliput di wilayah Tepi Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 September 2026 pukul 10.35
Malaysia Sita Kargo Tujuan Israel, Anwar Ibrahim Tegaskan Hal Ini
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 16.23
Wanita Palestina Melahirkan di Penjara Israel setelah 6 Bulan Ditahan Tanpa Dakwaan
Berita terkait
Lembaga HAM Peringatkan Proyek Eliminasi Israel di Tepi Barat
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.55
Uni Eropa Kecam Eskalasi Terorisme oleh Pemukim di Tepi Barat Palestina
VOI · 10 September 2026 pukul 10.15
11.200 Warga Palestina di Gaza Tidak Diketahui Keberadaannya Sejak Serangan Israel Oktober 2023
VOI · 1 September 2026 pukul 15.00
Menteri Keamanan Nasional Israel Puas dengan Kondisi Keras Bagi Tahanan Palestina
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 09.00