Menteri Keamanan Nasional Israel Puas dengan Kondisi Keras Bagi Tahanan Palestina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keamasan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyatakan kepuasan terhadap perlakuan keras terhadap tahanan Palestina di penjara Israel, termasuk kondisi yang buruk bagi para tahanan perempuan. Dalam video yang diunggah di platform X, seorang tahanan perempuan Palestina mengeluhkan kondisi penjara yang buruk, termasuk ketiga hari tanpa mandi, tidak mendapatkan perawatan medis, dan pakaian yang tidak bersih. Ben-Gvir menolak permintaan perbaikan kondisi penjara dan mengatakan bahwa keluhan para tahanan tidak akan menghentahannya.
Sejak menjabat pada akhir 2022, Ben-Gvir dikenal memperketat kebijakan penahanan terhadap tahanan Palestina, termasuk melalui kebijakan kelaparan, pengabaian medis, penyiksaan, dan penahanan di sel isolasi. Menurut laporan hak asasi manusia, setidaknya 9.500 tahanan Palestina ditahan di penjara Israel, termasuk 94 perempuan dan lebih dari 350 anak-anak, yang menderita akibat perlakuan yang tidak manusiawi.
Ben-Gvir juga sebelumnya dikenal mengunjungi sel tahanan untuk mengejek para tahanan, termasuk pada Agustus 2023 ketika ia mengatakan kepada seorang tahanan perempuan bahwa "penjara bukanlah hotel".
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 15.36
Wamenlu Anis Matta Desak OKI Lakukan Aksi Nyata Hadapi Israel
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 15.30
Palestina: Pengepungan Al-Mughayyir oleh Israel telah Berlangsung 20 Hari
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 14.55
Aksi Langka Netanyahu, Kali ini Membela Warga Palestina, Justru Mengecam Kelompok Pemukim Israel
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 13.22
Indonesia desak langkah nyata OKI hadapi Israel
Berita terkait
Israel Siapkan Penjara Khusus Terpidana Mati yang Dilengkapi Ruang Eksekusi
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 08.00
Polisi Israel Kembali Serbu Pusat Pelatihan UNRWA di Yerusalem Timur
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 11.00
Israel akan Kembalikan Jenazah Anak Palestina yang Ditahan Sejak Tewas November 2025
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 04.00
Israel Masih Menahan Ratusan Jenazah Warga Palestina yang Tewas
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 12.35