Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Kabut Asap Karhutla, Pekanbaru Tutup Sementara Taman Ruang Terbuka Hijau

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan kualitas udara di Kota Pekanbaru masih berada pada level warna merah atau kategori sangat tidak sehat hingga Kamis (17/9). Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru menutup sementara tiga ruang publik, yaitu Taman Kota, Ruang Terbuka Hijau Putri Kaca Mayang, dan RTH Tunjuk Ajar Integritas, untuk mencegah warga terpapar pencemaran udara. Penutupan ini dilakukan berdasarkan Surat Menteri Lingkungan Hidup tentang Upaya Strategis Perlindungan Masyarakat Terdampak Asap Kebakaran Lahan berdasarkan ISPU.

Pemerintahan Kota Pekanbaru juga memperpanjang kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa PAUD hingga SMP selama empat hari ke depan. Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker ketika perlu berada di luar. Dalam dua pekan terakhir, Dinkes Pekanbaru mencatat 3.028 warga terserang ISPA akibat kabut asap, dan 11.000 masker gratis telah dibagikan ke masyarakat.

Kondisi serupa juga terjadi di kota-kota lain seperti Jambi, Samarinda, dan Kabupaten Bengkayang di Kalimantan Barat. Di Bandara Supadio, 10 penerbangan tertunda dan 4 penerbangan dibatalkan akibat jarak pandang turun hingga 600 meter. Di Bandara Sultan Thaha Syaefuddin Jambi, penerbangan juga terganggu. Arah pergerakan angin membawa asap dari hutan dan lahan yang terbakar di wilayah sekitar menuju Pekanbaru dan kota-kota di sekitarnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait