RI senantiasa patuhi mekanisme ASEAN tangani dampak karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia berkomitmen mematuhi mekanisme ASEAN dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kabut asap lintas batas. Sejak 26 Agustus 2026, ASEAN menetapkan status Siaga 3, sehingga Indonesia secara proaktif mengirimkan laporan harian mencakup monitoring titik panas, asesmen, langkah kedaruratan, dan peta proyeksi trajektori asap kepada seluruh negara anggota melalui Sekretariat ASEAN.
Data SiPongi per 15 September 2026 mencatat 1.037 titik panas tingkat kepercayaan tinggi nasional, turun 400 titik dari hari sebelumnya. Meski asap mencapai Malaysia, Singapura, Brunei, dan Filipina, Kemlu RI menegaskan tidak ada nota protes dari negara tetangga. Dalam upaya pemadaman, Jepang mengerahkan tiga helikopter (12-19 September 2026), sementara Malaysia menyatakan kesiapan memberikan bantuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 22.17
Kemlu: Penanganan Karhutla di Indonesia Sesuai Mekanisme yang Ditetapkan ASEAN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.47
Kabut Asap Karhutla, 11.370 Warga Riau Terserang ISPA Selama Dua Pekan September
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.25
Kemlu Buka Suara soal Surat Protes Karhutla Malaysia-Singapura
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.25
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Jarak Pandang 700 Meter
Berita terkait
Anwar Ibrahim Minta ASEAN Tangani Kabut Asap Karhutla di Indonesia
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.20
Asap Karhutla Indonesia Kepung Malaysia, Kuala Lumpur Desak ASEAN Perketat Aturan
VOI · 4 September 2026 pukul 09.15
Indonesia Terus Berkoordinasi dengan Negara-Negara Tetangga dalam Penanganan Karhutla
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.41
Malaysia Tunggu Lampu Hijau Indonesia untuk Bantu Padamkan Karhutla
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.38