Kabut Asap Lintas Batas, Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabut asap pekat yang menyelimuti Sarawak, Malaysia, memaksa otoritas pendidikan menutup sekolah di delapan distrik selama dua hari, dari Kamis 20 hingga Jumat 21 Agustus. Sekolah-sekolah di bawah naungan kantor pendidikan Kuching, Padawan, Serian, Samarahan, Bau, Lundu, Sri Aman, dan Lubok Antu diperintahkan menghentikan kegiatan belajar tatap muka untuk mencegah paparan udara yang tidak sehat bagi siswa dan tenaga pendidik. Langkah ini merupakan upaya preventif demi menjaga keselamatan dan kesejahteraan para warga sekolah. Kabut asap ini disebabkan oleh penyebaran lintas batas, yang membuat kondisi udara di enam wilayah mencatat Indeks Polusi Udara (API) dalam kategori tidak sehat, dengan nilai antara 125 hingga 191. Meskipun gedung sekolah ditutup, proses belajar tetap berjalan melalui metode daring yang diinstruksikan oleh Departemen Pendidikan Sarawak. Insiden ini menandai kali kedua dalam dua minggu terakhir sekolah-sekolah di Sarawak ditutup akibat polusi udara, setelah sebelumnya 108 sekolah di Serian ditutup selama tiga hari ketika kualitas udara mencapai kategori sangat tidak sehat.
Bagikan
Berita terkait
Kabut Asap Karhutla dari Kalimantan Selimuti Sarawak
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.44
42 Juta Penduduk Jabodetabek Butuh Integrasi Transportasi Lintas Wilayah
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.53
Pramono Sebut Pengendalian Polusi Udara tak Cukup Revisi Perda
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.44
Jakarta Bidik Operasional 10.000 Bus Elektrik pada 2030
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.46