Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

KADIN DIY Sambangi Industri Rembang, dari Pabrik New Balance hingga Mebel Ekspor

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada Selasa (8/9) untuk mempelajari pengembangan industri dan potensi kolaborasi antardaerah. Rombongan 10 orang yang dipimpin Wakil Ketua Umum KADIN DIY Robby Kusumaharta mengunjungi beberapa industri, termasuk PT Sasana Antik yang memproduksi mebel jati untuk pasar domestik dan ekspor. Perusahaan ini memiliki cabang pemasaran di Austria dan mengekspor produknya ke negara-negara Eropa seperti Austria, Jerman, Belanda, Prancis, dan Italia. Meski menghadapi dampak situasi global, PT Sasana Antik berhasil memperkuat pasar domestik dan baru saja menerima pesanan 10 kontainer furnitur luar ruang dari Italia. Menurut Arifin, pemilik perusahaan, produsen furnitur perlu menurunkan biaya produksi agar tetap kompetitif di pasar ekspor.

Kunjungan dilanjutkan ke pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia di Rembang yang memproduksi sepatu New Balance dengan hampir 11 ribu pekerja. Pabrik ini menjadi contoh industri manufaktur skala besar dan membuka peluang pengembangan industri terkait seperti produksi kaos kaki dan komponen pendukung lainnya. Robby menekankan pentingnya investasi teknologi yang diperlukan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan membangun kepercayaan pembeli. Rombongan juga mengunjungi Indo Seafood untuk melihat pengolahan dan pengepakan ikan, serta menyelesaikan kunjungan dengan melihat sentra batik Peranakan dan kawasan heritage di Lasem yang menjadi daya tarik wisata.

Robby menilai pengalaman industri di Rembang relevan bagi pengembangan usaha di DIY, terutama karena kedua daerah memiliki kekayaan budaya, industri kreatif, dan pelaku usaha yang dapat dikembangkan melalui jaringan pasar yang lebih luas. Kunjungan ini memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana membangun jaringan pasar internasional dan mengoptimalkan sumber daya lokal untuk meningkatkan daya saing produk di pasar global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait