Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Video: Kinerja Sektor Manufaktur Tertekan, Pengusaha Ungkap Sebabnya

Indeks PMI manufaktur Indonesia turun menjadi 49,8 pada Agustus 2026, mengalami kontraksi setelah Juli 2026 sebesar 50,2. Kontraksi terjadi di sektor industri kendaraan bermotor, logam, farmasi, dan kosmetik, sementara sektor makanan dan minuman tetap tumbuh. Pengusaha menilai semester I-2026 masih dapat menghasilkan hasil yang baik, sehingga pengurangan stok belum diperlukan. Tantangan utama adalah kenaikan biaya produksi yang belum dapat ditransfer ke harga jual serta tekanan dari kebijakan pemerintah pada sektor non-prioritas. Kadin optimistis bahwa sektor manufaktur akan lebih bangkit dan berkembang di semester II-2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait