Kakek di Inhu Bakar 1,5 Hektare Lahan, Alsannya Mau Usir Nyamuk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang kakek berusia 68 tahun di Desa Japura, Kecamatan Lirik, Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, diamankan polisi setelah membakar lahan seluas 1,5 hektare yang ditanami kelapa sawit. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Pelaku, yang diidentifikasi dengan inisial JS, mengaku menyalakan api untuk mengusir nyamuk. Namun, api tidak terkendali dan berhasil membakar ranting-ranting pohon hingga merembet ke lahan. Petugas dari Polsek Lirih, bersama tim gabungan dari KPBD, Manggala Agni, Damkar BPBD, dan Damkar PT EMP Lirik, turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api semakin luas.
Dalam pemeriksaan, polisi menyita barang bukti berupa satu botol solar, dua batang pohon kelapa sawit yang terbakar, dan dua batang kayu yang ikut terbakar. JS ditangkap dan dikenai pasal terkait pembakaran lahan dan kerusakan lingkungan, termasuk Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Undang-Undang KUHP. Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra, menyatakan bahwa kasus ini akan ditindak secara profesional dan menekankan pentingnya pencegahan terhadap pembakaran lahan, terutama di wilayah yang rawan kebakaran.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena risiko besar bagi lingkungan dan kesehatan. Mereka menegaskan komitmen tegas dalam menangkal segala bentuk pembakaran liar yang dapat merusak ekosistem dan menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.50
Pengin Usir Nyamuk, Pria di Inhu Malah Sebabkan Karhutla Seluas 1,5 Hektare
Berita terkait
Pria di Inhu Bakar 1,5 Hektare Lahan, Alsannya Mau Usir Nyamuk
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 13.32
Harga Daging Ayam Broiler Naik di Kota Sukabumi
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Kebakaran Lahan di Gunung Gede Capai 5,8 Hektare
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 13.24
9 Pelaku Karhutla di Sumsel Ditangkap, Sawit & Kopi Jadi Alasan Utama Pembakaran Lahan
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 22.20