Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kalah di Pemilu Negara Bagian, Anwar Ibrahim Usung Kebijakan Bumiputera dan Gelontorkan Dana Tunai

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan alokasi dana tambahan RM1 juta untuk masing-masing dari 222 daerah pemilihan federal, termasuk wilayah oposisi. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mengalokasikan sumber daya secara adil. Dalam pidato di Kongres PKR, Anwar menekankan dana harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan konstituen. Inisiatif ini muncul pasca kehilangan dukungan elektoral dan menanggapi kritik tidak adilnya alokasi dana di negara bagian oposisi. Anwar menolak tuduhan tidak adil terhadap PN yang menguasai Kelantan, Kedah, dan Terengganu, sambil menegaskan dana berjumlah miliaran ringgit telah disalurkan secara luas. Kebijakan bumiputera Malaysia, berakar dari NEP 1971, tetap menjadi fokus pemerintah dalam pendidikan, kepemilikan ekuitas, dan layanan sipil.

Berita terkait