Kampus Dorong Penguasaan Teknologi agar Layanan Berkualitas Menjangkau Daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

HealthTech Festival 2026 yang digelar Binus University di Jakarta menjadi forum utama mendongkrak penguasaan teknologi kesehatan di Indonesia. Acara ini mengundang pemerintah, akademisi, industri, tenaga medis, peneliti, dan mahasiswa untuk membahas kesenjangan layanan kesehatan melalui AI, rekayasa biomedis, dan teknologi digital. Indonesia masih menghadapi tantangan seperti geografis yang menyulitkan distribusi layanan, ketimpangan akses antarwilayah, keterbatasan tenaga medis, serta penyebaran penyakit dan biaya yang meningkat. Perkembangan teknologi seperti AI dan digital health berpotensi mempercepat diagnosis, mendukung keputusan klinis, memperluas layanan jarak jauh, serta meningkatkan pengelolaan data medis. Namun, dampak teknologi hanya terasa jika dapat diterapkan dalam sistem pelayanan harian. Vice Rector Binus University, Juneman Abraham, menekankan bahwa Universal Health Coverage (UHC) tidak hanya tentang jumlah penduduk yang terdaftar, tetapi juga kualitas layanan yang dapat diakses masyarakat saat dibutuhkan. Festival ini menyoroti peran perguruan tinggi dalam menghasilkan solusi nyata berdasarkan riset.
Bagikan
Berita terkait
AI Bisa Prediksi Respons Tubuh terhadap Vaksin dari Pola Antibodi dalam Darah
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 22.50
Studi Temukan Pola Darah Bisa Prediksi Respons Vaksin dengan Bantuan AI
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 16.45
Atasi Kekurangan Dokter Spesialis, Kemenkes Siapkan AI untuk Bantu Baca Hasil MRI
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 17.23
Samsung Kembangkan AI untuk Membaca Pola Kesehatan Tersembunyi dari Smartwatch
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 07.30