Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Studi Temukan Pola Darah Bisa Prediksi Respons Vaksin dengan Bantuan AI

Studi dari National Cancer Institute Amerika Serikat menggunakan AI untuk memprediksi respons vaksin COVID-19 berdasarkan pola antibodi darah sebelum suntikan. Penelitian menganalisis lebih dari 8.000 sampel darah dari lebih dari 4.000 orang, termasuk relawan sehat dan penderita imunosupresi. Hasilnya menunjukkan bahwa kadar antibodi sebelumnya terhadap Staphylococcus aureus, RSV, dan HPIV-3 dapat menjadi penanda respons vaksin yang kuat. Dari 4.000+ peserta, 25% yang memiliki pola antibodi tertentu memberikan respons vaksin tertinggi. Temuan ini membuka peluang personalisasi strategi vaksinasi seperti penyesuaian jadwal dosis atau pemberian vaksin tambahan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait