Jakarta · Minggu, 13 September 2026Cari
WargaKonoha

Kapal Dagang Diserang di Selat Hormuz, 1 Tewas dan 3 Luka-luka

Satu kapal dagang diserang di Selat Hormuz pada Minggu (13/9) dini hari, menyebabkan satu korban tewas dan tiga luka-luka. Gubernur Qeshm, Amir Teymouri, membenarkan serangan tersebut di perairan Pulau Hengam dan Qeshm. Pihak yang bertanggung jawab belum diketahui. Warga menyebut ledakan di malam hari. Insiden terjadi sehari sebelum pertemuan Iran dengan negara Telugu Oman tentang keamanan dan navigasi di Selat Hormuz. Selat Hormuz sudah lama menjadi zona konflik Iran vs AS. Terkini, Iran menggantungkan izin penggunaan jalur bagi kapal komersial dan mempertimbangkan biaya layanan. IRGC memblokade Selat Hormuz setelah seruan penahanan diri Presiden Iran. Tegangan memuncak pasca-serangan Israel vs AS pada 28 Februari. Donald Trump sebut gencatan senjata tidak berlaku. Iran menuding AS melanggar kesepakatan gencatan senjata. Presiden Iran Masoud Pezeshkian beri peringatan keras, IRGC pamerkan rudal balistik di berbagai kota. Konflik Iran vs AS vs Israel berdampak pada keamanan global termasuk ancaman bagi Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait