Presiden Iran Beri Ultimatum Baru, Siap Lawan AS-Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan Iran tidak akan menyerah kepada AS dalam pidato di New Delhi pada hari Jumat. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan perdana ke India untuk KTT BRICS. Pezeshkian menekankan Iran berhasil melawan agresi AS dan Israel, serta mengutamakan kebenaran dan keadilan. Ultimatum ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengancam Iran akan menghancurkan Israel dan AS jika Washington tidak mengambil tindakan militer. Di sisi lain, Pezeshkian bertemu Perdana Menteri India Narendra Modi yang menyoroti pentingnya diplomasi dalam penyelesaian konflik Timur Tengah. Konflik mulai Februari 2026 menyebabkan penurunan drastis volume pengiriman minyak di Selat Hormuz, memicu kenaikan harga minyak global dan menimbulkan ancaman bagi India yang mengimpor 85% energinya. Konflik juga menewaskan 10 pelaut India pada Juli 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 September 2026 pukul 18.26
Presiden Iran Bilang Timur Tengah Tak Butuh AS Jadi 'Polisi Kawasan'
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 09.31
Iran ingin Pendekatan Regional Kolektif terkait Pembukaan Selat Hormuz
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 08.29
Harga Minyak Dunia Tergelincir Usai Iran Bakal Bertemu Negara Teluk
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 07.52
Iran dan Negara Teluk Gelar Pertemuan Bahas Jalur Aman Selat Hormuz
Berita terkait
Balas Serangan AS, Iran Serang 10 Kapal di Dekat Selat Hormuz
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.04
Garda Revolusi Iran Mengamuk! Siapa pun Diserang Tanpa Pandang Bulu
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 14.19
AS Buka Suara soal Klaim Iran Tangkap Drone Bawah Laut di Selat Hormuz
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.40
IRGC Serang 2 Kapal AS dan 8 Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 11.05