Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Kapolda Riau Dorong Edukasi Lingkungan sebagai Fondasi Keamanan Ekologis

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menekankan pentingnya transformasi kepolisian dari respons pasca-kejadian menuju pencegahan berbasis data dan teknologi. Dalam kuliah umumnya di Universitas Hang Tuah Pekanbaru sebelum sekitar 500 mahasiswa, ia menjelaskan bahwa data harus menjadi dasar pengambilan keputusan operasional dan pencegahan, sekaligus menandai pergeseran dari crime data ke risk intelligence. Penerapan nyata terlihat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, yang memadukan data klimatologi, teknologi, patroli, intervensi sosial, kebijakan lingkungan, dan penegakan hukum. Herry menegaskan bahwa keamanan publik bukan lagi menjadi tanggung jawab eksklusif kepolisian. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-institusi, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat, sebagai fondasi Green Policing yang dikembangkan Polda Riau. Paradigma ini menggabungkan keamanan ekologi dengan keamanan publik melalui pendekatan preventif (edukasi, early warning, patroli, data, partisipasi masyarakat), represif (penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan), dan restoratif (pemulihan ekosistem sebagai bagian dari keberhasilan penegakan hukum). Perguruan tinggi, kata Herry, berperan strategis sebagai knowledge institution yang dapat mengubah persoalan lapangan menjadi kebijakan berbasis riset dan evaluasi ilmiah. Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Prof. Ns. Lita, dan Ketua Yayasan, Zainal Abidin, mendukung kolaborasi ini untuk menghasilkan sumber daya manusia profesional yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di bidang hukum, komunikasi, kesehatan, dan teknologi informasi.

Berita terkait