Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Karhutla 2026 Capai 202 Ribu Hektare, Menhut Soroti El Nino Datang Lebih Cepat

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melaporkan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Januari-Juli 2026 mencapai sekitar 202 ribu hektare, melampaui periode yang sama pada 2019 dan 2023. Dari total luas tersebut, sekitar 57% (115.896 hektare) berada di kawasan hutan, sementikan 43% sisanya berada di area penggunaan lahan (APL). Angka ini masih lebih rendah dibandingkan krisis karhutla tahun 2015 yang mencapai 2,61 juta hektare. Raja Juli menyampaikan fenomena El Nino tahun 2026 datang lebih cepat dari siklus empat tahunan yang biasanya terjadi pada 2027. Menurutnya, fenomena iklim ini dipengaruhi oleh perubahan iklim global yang menyebabkan El Nino muncul lebih cepat dan lebih intensif. Berdasarkan pemantauan BMKG, El Nino 2026 berada pada kategori sangat kuat dengan indeks Nino 3.4 mencapai +2,19, bahkan melebihi nilai pada periode Juli-September 2015 yang hanya mencapai +1,5. Kondisi ini berpotensi memperburuk risiko kebakaran hutan karena berkurangnya curah hujan yang membuat vegetasi dan lahan lebih kering. Selain El Nino, pemerintah juga memantau Indian Ocean Dipole (IOD) yang diprediksi memasuki fase positif pada September-November 2026, berpotensi menambahkan tekanan pada curah hujan di Indonesia. Pemerintah terus melakukan upaya pemadaman dan mitigasi untuk mencegah peningkatan luas karhutla yang dapat menimbulkan dampak serius pada lingkungan dan kesehatan publik.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait