Karhutla Meluas, 107.000 Hektare Lahan di Indonesia Terbakar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320558/original/015050400_1786355841-men6.jpg)
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago melaporkan 107.000 hektare lahan di Indonesia terbakar akibat kekeringan yang diperparah fenomena El Nino. Kondisi kemarau ekstrem yang berlangsung hingga awal Oktober 2026 mempercepat terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah telah menyiagakan 43 helikopter serta 10-15 pesawat fixed wing untuk operasi pemadaman udara. BNPB juga melakukan modifikasi cuaca untuk menghasilkan hujan buatan, namun kegiatan ini bergantung pada keberadaan awan hujan di wilayah yang bersangkutan. Enam provinsi rawan kebakaran sedang dipantau dan dikelola, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.33
Menko Polkam Ungkap 107 Ribu Ha Lahan Terbakar: El Nino Percepat Perambatan
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.42
Pemerintah Belum Berencana Liburkan Sekolah Imbas Karhutla
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.25
Pakar Bicara Hubungan El Nino dan Karhutla di Sejumlah Wilayah RI
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 20.53
BNPB targetkan dua titik karhutla Bromo bisa padam pekan ini
Berita terkait
BNPB Beber Data Karhutla 6 Provinsi, Sumsel Terparah Capai 531 Hektare
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 05.55
BNPB Maksimalkan OMC-Operasi Darat Padamkan Karhutla Riau hingga Kalimantan
Detik.com · 13 September 2026 pukul 01.02
Menko Polkam Ungkap El Nino di RI Belum Sampai Puncaknya
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.12
Kebakaran Hutan Bisa Diantisipasi Jika Pemerintah Tidak Abaikan Data Ilmiah
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 22.18