Karhutla Riau Diduga Pakai Modus 'Pancing Ikan', Ini Kata Kapolda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau diduga menggunakan modus 'pancing ikan' oleh perusahaan besar melalui masyarat petani atau masyarakat kecil. Temuan ini disampaikan dalam rapat koordinasi di Posko AJU, Pekanbaru pada 24 Agustus 2026. Semua Karhutla yang terjadi dipicu aktivitas manusia, baik sengaja maupun tidak, seperti yang terlihat pada data 2021-2022 yang tidak ada Karhutla selama pandemi. Untuk pencegahan, kepolisian menasang 513 plang peringatan di wilayah terdampak, seperti di Kabupaten Rokan Hilir 2025. Hingga Januari 2026, tercatat 33 laporan polisi dengan 36 tersangka dan luas area terbakar sebesar 806,57 hektar. Presiden meminta tiga tersangka yang tidak memiliki kebun di lokasi kebakaran dibawa ke Jakarta untuk pendalaman, serta Kapolri dan BIN turut memeriksa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.02
Prabowo Minta Polisi-Jaksa Usut Korporasi Terlibat Karhutla: Cabut Izinnya
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 15.46
Setelah Riau, Prabowo Pantau Penanganan Karhutla di Sumatera Selatan
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.40
Polda Kaltim Selidiki Delapan Kasus Karhutla Diduga ada Keterlibatan Korporasi
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 15.15
Rapat Bareng Presiden, Tito Dorong Pencegahan Karhutla di Riau Diperkuat
Berita terkait
Desak Polisi Ungkap Penyebab Karhutla di Riau, Sahroni: Tak Mungkin Hanya Karena Puntung Rokok!
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.26
PDIP Desak Pelaku Karhutla di Kalimantan Diproses Hukum, Termasuk Korporasi
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 15.03
Setelah Riau, Prabowo Terbang ke Palembang Cek Penanganan Karhutla
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.58
Soal Karhutla, Menteri LH Jumhur Tegaskan Siap Sanksi Hingga Pidana
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.45