Kasus 996 Senjata di Sekolah, Kuasa Hukum Bantah Ada Ekskul Menembak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319668/original/013460500_1786264819-71184.jpg)
Kuasa hukum YHI-PP, Hermawanto, membantah klaim konflik kepentingan antar pendiri yayasan. Ia menegaskan perubahan pengurus bertujuan memperbaiki marwah yayasan setelah temuan 996 senjata, narkoba, dan video porno di sekolah. Hermawanto juga membantah adanya ekstrakurikuler menembak di sekolah serta klaim izin dari Ketua Pembina yang sudah meninggal sejak 2022. Ditemukan 995 pistol, satu senjata laras panjang, serta alat pembuat peluru, dua linting ganja, dan 25 video porno. Ia menyalahkan IWD atas penyalahgunaan area sekolah sebagai gudang senjata dan dugaan pengambalian dana kredit bank untuk membangun lapangan padel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 23.45
Olah TKP Sekolah Jaksel, Polisi Kembali Temukan Senjata hingga Amunisi
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 01.07
Jenderal Purnawirawan TNI Minta Polisi Usut Tuntas Temuan Senpi & Narkoba di Sekolah
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 19.33
Pihak Sekolah di Jaksel Klarifikasi, Bunker Sudah Diperiksa Polisi
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.45
Polisi Panggil Mantan Ketua Yayasan Terkait Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel
Berita terkait
Jejak Terakhir IWD, Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta Penguasa Bunker Berisi Ratusan Senpi
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 17.38
Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer, Prajurit TNI Dituntut 5 Tahun Bui
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 20.49
Temuan Ratusan Senjata hingga Narkoba di Sekolah Swasta Berawal dari Sengketa Pimpinan Yayasan
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 14.17
Daftar Senjata yang Ditemukan di Ruang Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 13.09