Kasus Kematian Bambang Masih Diselidiki, Yusril Imbau Warga Tak Terprovokasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557407/original/008674300_1776327946-IMG_0695.jpeg)
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham) Yusril Ihza Mahendra menyatakan penyelidikan masih berlangsung atas tewasnya pedagang kaca cermin Bambang Setiyawan dan penganiayaan siswa kelas 12 Faturrohman pasca aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 di Jalan Pejompongan, Jakarta. Hingga saat ini belum ada kesimpulan tentang identitas pelaku atau tanggung jawab individu, kelompok, maupun organisasi. Yusril meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin konfirmasi penyelidikan masih mengumpulkan fakta di lapangan. Kronologi evakuasi Bambang yang meninggal pasca kericuhan malam itu masih diteliti oleh petugas untuk menentukan respons yang tepat.
Bagikan
Berita terkait
Polda Metro Dalami Peran 65 Orang Diduga Hendak Tunggangi Aksi di DPR
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.21
Yusril Minta Masyarakat Tak Terprovokasi usai Kericuhan 27 Agustus
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 17.56
Polisi Usut Pengakuan Karyawan Kuras Rp 1,2 M dari Vilmei gegara Diancam Pacar
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 17.17
Menko Yusril Imbau Publik Tetap Tenang Usai Ricuh Pascaaksi 27 Agustus
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.08