Kata Mereka tentang Potensi ASN Digantikan AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi II DPR RI membahas potensi penggunaan AI dalam kinerja ASN. Dede Yusuf menyatakan AI dapat mengefisienkan pekerjaan yang dulu membutuhkan beberapa orang, seperti membuat presentasi. Ia menekankan perlu evaluasi jumlah ASN di daerah, misalnya kantor kecamatan yang tadinya puluhan pegawai mungkin cukup 15-20 orang. Dede juga meminta LAN menyiapkan konsep pengembangan kompetensi ASN agar mampu beradaptasi dengan AI. Muhammad Taufik (LAN) menyatakan telah melakukan transformasi pengembangan kompetensi ASN dengan fokus pada AI, bekerja sama dengan Microsoft, Google, AWS, dan start-up teknologi. Ahmad Irawan menambahkan bahwa penggunaan AI tidak otomatis mengurangi ASN, melainkan penyesuaian kebutuhan untuk memudahkan pelayanan publik. Muhammad Khozin menyebut sektor yang paling berpotensi terdampak: administrasi perkantoran, pengelolaan dokumen, layanan chatbot, verifikasi data, laporan rutin, dan statistik. Namun, AI sulit menggantikan fungsi ASN yang memerlukan diskresi, empati, dan pengambilan keputusan publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 14.04
DPR Bahas Dampak AI ke ASN, Ahmad Irawan: Bukan Efisiensi, tapi Penyesuaian Kebutuhan
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 15.14
Komisi II Rapat Bareng LAN, Soroti Potensi Efisiensi Kinerja ASN karena AI
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 21.23
Dede Yusuf Usul ASN di Tiap Kecamatan Dipangkas Jadi 15-20 Orang
Berita terkait
Menteri PANRB soal Ancaman AI: Hanya Mempercepat, Tak Bisa Gantikan ASN
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 06.14
Legislator Beberkan Sektor ASN yang Berpotensi Digantikan AI
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.42
ASN Terancam Diganti AI, Legislator Golkar Minta Pemerintah Siapkan Strategi
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 07.51
Rapat Bareng LAN, Waka Komisi II DPR Soroti Potensi Efisiensi ASN karena AI
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.54