Kawal Kedaulatan Pangan, Rembuk Pemuda Dukung Kementan Berantas Mafia Beras
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rembuk Pemuda menegaskan dukungannya terhadap upaya Kementerian Pertanian dalam memberantas mafia beras yang dianggap mengancam kedaulatan pangan nasional. Komitmen ini disampaikan setelah pertemuan strategis dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta pada Minggu (2/8/2026), yang membahas penguatan kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam menjaga tata kelola pangan.
Mafia beras diperkirakan menyebabkan kerugian konsumen hingga Rp98 triliun dari dugaan penipuan mutu beras premium. Sementara itu, praktik penyimpangan pada beras fortifikasi menciptakan kerugian konsumen sebesar Rp71,9 triliun per tahun, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp56 triliun. Angka besar ini menunjukkan dampak signifikan mafia beras terhadap ekonomi nasional dan perlindungan konsumen.
Aidil Pananrang, Ketua Umum Rembuk Pemuda, menekankan bahwa keberhasilan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan harus diikuti dengan tindakan tegas untuk membersihkan praktik yang merusak sistem distribusi dan tata niaga pangan nasional.
Bagikan
Berita terkait
Penyaluran CPP Capai 66%, Pemkot Bandung Pastikan 143 Ribu Keluarga Terima Bantuan Pangan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.50
El Nino Terjadi Pada 50 Ribu Hektare Lahan, Berikut Deretan Inovasi Yang Disiapkan Kementan
JawaPos · 14 September 2026 pukul 11.46
Kejar Swasembada Bawang Putih, Mentan Amran Perkuat Produksi di NTB
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.52
Mentan Bongkar Dugaan Curang Penggilingan Beras Cuan Rp 2 Triliun
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 11.16