Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KDMP dan Kampung Industri Dinilai Jadi Kunci Hilirisasi Ekonomi Desa

Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa, namun keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh pembangunan sarana fisik seperti kantor, gudang, atau gerai koperasi. Menurut Abdullah Rasyid, Ketua Departemen Pertanian dan Agribisnis DPP ASPRINDO, KDMP harus mampu mendorong masyarakat untuk mengolah potensi ekonomi lokal menjadi produk bernilai tambah. Program ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam memasarkan produknya melalui pemangkasan rantai distribusi, perluasan akses pembiayaan, dan pembukaan pasar baru.

Abdullah Rasyid menekankan bahwa keberadaan KDMP memberikan harapan besar bagi petani, nelayan, peternak, perajin, dan pelaku usaha mikro dengan meningkatkan posisi tawar mereka di pasar. Ia juga menjelaskan bahwa Program Kampung Industri yang dikembangkan oleh ASPRINDO memiliki keterkaitan kuat dengan KDMP. Kedua program ini dapat saling melengkapi dalam satu desain pembangunan ekonomi desa yang berfokus pada peningkatan nilai tambah produk lokal.

Menurutnya, KDMP berperan sebagai kelembagaan ekonomi yang menghimpun dan mengorganisasi masyarakat desa, sementara Kampung Industri membangun ekosistem produksi dari penyediaan bahan baku hingga pemasaran. Dengan menggabungkan kedua program ini, diharapkan dapat menciptakan transformasi ekonomi desa yang berkelanjutan dan berbasis pada potensi unggulan setiap wilayah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait