Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kebiasaan Sehat Sejak Muda Bisa Kurangi Risiko Penyakit tidak Menular, ini Alasannya

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker, dan penyakit pernapasan kronis dapat mulai terbentuk sejak masa kanak-kanak atau awal usia dewasa. Faktor risiko utama yang dapat dimodifikasi meliputi pola makan tidak sehat (tinggi gula, garam, dan lemak, rendah serat), kurangnya aktivitas fisik, penggunaan tembakau, dan konsumsi alkohol berlebihan. Kebiasaan ini sering berlanjut hingga dewasa dan dapat menyebabkan perubahan metabolik seperti tekanan dangka tinggi, obesitas, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi, yang kemudian meningkatkan risiko PTM. WHO mencatat sekitar 80 persen remaja di dunia belum memenuhi rekomendasi aktivitas fisik harian. Studi terbaru juga mengungkapkan bahwa aktivitas fisik intensitas tinggi selama 2 menit sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga demensia secara signifikan. Di sisi lain, tembakau diketahui merusak hampir seluruh organ tubuh dan meningkatkan risiko lebih dari 20 jenis kanker. Pola makan yang dibentuk sejak dini cenderung bertahan hingga dewasa, sehingga pola makan sehat sepanjang hidup menjadi penting untuk pencegahan PTM. CDC menekankan bahwa faktor perilaku seperti penggunaan tembakau, pola makan buruk, kurang aktivitas fisik, dan konsumsi alkohol berlebihan dapat dimodifikasi untuk mengurangi risiko penyakit kronis. Langkah sederhana seperti bergerak rutin, memilih makanan bergizi, menghindari rokok, dan membatasi alkohol dapat menjadi investasi kesehatan jangka panjang. Aktivitas kebugaran tidak hanya mendukung kesehatan fisik, tetapi juga membantu membentuk disiplin, meningkatkan semangat, dan meningkatkan produktivitas.

Berita terkait