Kelompok Hacker Rusia Retas Data Rahasia Pemkot Berlin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Berlin menjadi sasaran serangan siber oleh kelompok hacker Rhysida yang diduga berasal dari Rusia dan Eropa Timur. Serangan ini berhasil mencuri data sebesar 5,79 terabita dari sistem jaringan pemerintah kota. Wali Kota Berlin, Kai Wegner, menyatakan menolak membayar tebusan sebesar 30 bitcoin (sekitar 2 juta euro) yang diminta oleh para peretas. Rhysida mengancam akan melelang dokumen sensitif jika tebusan tidak dibayar dalam waktu satu minggu. Serangan pertama kali terdeteksi pada pertengahan Agustus, memaksa otoritas untuk mematikan jaringan di dua departemen utama, yang menyebabkan layanan publik seperti pengajuan bantuan perumahan dan sistem pembayaran publik terganggu. Investigasi juga menemukan peretasan pada jaringan departemen transportasi dan lingkungan hidup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 09.30
Perang Siber Memanas, Hacker China Dituduh Bobol Bank Sentral hingga Infrastruktur Vital AS
Berita terkait
Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, Elit Global Minta Semua Siaga Penuh
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 21.00
Mafia Kelas Kakap Ditangkap Polisi, Ternyata Bocah 21 Tahun
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.45
Pemerintah Dinilai Perlu Memperkuat Mitigasi Serangan Siber di Media Sosial
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.50
Mobil Tabrak Kerumunan di Caen Prancis, 2 Tewas dan 10 Luka-luka
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.39