Keluarga Sutrimo Pertanyakan Formulir Kronologi-Dompet dan HP yang Tak kembali
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Keluarga Sutrimo, pria asal Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, mulai mempertanyakan sejumlah kejanggalan terkait kematiannya. Sutrimo ditemukan meninggal dengan mulut berbusa di depan klinik kecantikan Mordent, Jakarta Selatan, Kamis (23/7). Kuasa hukum keluarga, Aan Rohaeni, mengatakan awalnya keluarga tidak menaruh kecurigaan karena jenazah diterima dalam kondisi sudah dikafani dan bersih. Keluarga juga mengetahui Sutrimo memiliki riwayat diabetes dengan kadar gula darah disebut mencapai 600, sehingga kematiannya dianggap wajar. Jenazah langsung dipulangkan dan dimakamkan pada malam yang sama.
Kecurigaan muncul setelah ada pemberitaan mengenai kematian Sutrimo. Keluarga juga mempertanyakan ponsel dan dompet milik Sutrimo yang tak kunjung dikembalikan, serta nomor telepon pengantar jenazah yang sebelumnya bisa dihubungi lalu tidak aktif. Aan mengaku terkejut karena mendapat dokumen kronologi yang menyebut busa keluar dari mulut dan hidung Sutrimo, padahal dokumen itu tidak pernah disampaikan kepada keluarga saat jenazah dipulangkan. Ia menilai pengantar jenazah menyembunyikan formulir tersebut. Aan juga menyebut tanda tangan Febrio Adiono dalam formulir itu identik dengan dokumen yang dimiliki keluarga. Keluarga disebut takut dan terkendala secara finansial jika harus menghadapi proses hukum yang panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 10.19
Ungkap Penyebab Kematian, Polisi Ekshumasi Jasad Sutrimo Hari Ini di Banyumas
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.22
Keluarga Lapor Kejanggalan Kematian Sutrimo, Polda Jateng Ungkap Alasannya
Berita terkait
Ada Sosok Misterius Boncengan Motor dengan Sutrimo Sebelum Tewas
Detik.com · 30 September 2026 pukul 18.49
Seorang Pria Ditemukan Meninggal dalam Kontrakan di Mampang Prapatan Jaksel
Detik.com · 15 September 2026 pukul 19.42
Kematian Pelajar 14 Tahun di Banyumas Diselidiki, Polisi Lakukan Ekshumasi
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 18.35
Ada Karung hingga Gergaji di Gardu LRT Pancoran TKP Pria Tewas
Detik.com · 2 September 2026 pukul 17.33