Kemarau, Warga di Gunungkidul Jalan 2 Km 5 Kali Sehari untuk Angkut Air
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kekeringan melanda Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, memaksa warga Dusun Duwet, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, berjalan 2 km ke mata air Kali Wonosari untuk mengambil air. Aktivitas "ngangsu banyu" ini dilakukan hingga lima kali sehari sejak Mei 2026, dimulai pukul 05.00 WIB. Warga seperti Wiwin (30) dan Wahyu (34) menggendong galon atau memodifikasi motor untuk mengangkut jeriken 30 liter. Air keruh dari mata air menjadi satu-satunya penopang kehidupan saat musim kemarau, sedangkan musim hujan kebutuhan air terpenuhi dari penampungan air hujan. Jaringan PDAM belum menjangkau seluruh permukiman, sehingga sebagian warga membeli air dari truk tangki.
Pemerintah melalui BPBD Gunungkidul telah menyalurkan 636.000 liter air bersih ke daerah terdampak. Kapanewon Tepus paling parah terdampak kekeringan, diikuti Rongkop. Di Tepus sudah didistribusikan 40 tangki air bersih, dan BPBD menunggu usulan tambahan untuk penyaluran lanjutan. Pemerintah Kapanewon masing-masing juga turut melakukan dropping air, meski data belum terkompilasi penuh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 19.46
Kekeringan di Gunungkidul, Polisi Pakai Water Cannon untuk Kirim Air Bersih
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 16.17
Kekeringan Meluas, 20 Desa di Kabupaten Tangerang Krisis Air Bersih
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 09.00
9 Kecamatan Dilanda Kekeringan, BPBD Bekasi Distribusikan 2,78 Juta Liter Air Bersih
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 14.26
Kekeringan Gunungkidul, Warga Rongkop Jual Ternak Buat Beli Air
Berita terkait
Tiga Dusun di Probolinggo Krisis Air, BPBD Turunkan Dua Truk Tangki
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 13.08
1 Juta Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Bogor Paling Parah
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 18.01
9 Kabupaten-Kota di NTB Darurat Kekeringan: 263.310 Jiwa Terdampak
CNN Indonesia · 13 September 2026 pukul 18.40
Krisis Air di Tasikmalaya Meluas, BPBD Pasok 437 Ribu Liter Air Bersih
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.15