Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Kematian Serda Ahmad dan Bayang-bayang Senioritas yang Berujung Maut

Serda Ahmad Muzammil Farisa, anggota TNI Angkatan Udara, meninggal dunia setelah dianiaya oleh seniornya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Peristiwa ini bermula dari sambungan telepon yang ditutup sepiihal oleh Serda RP terhadap Serda MTS pada 8 September 2026. Se hari berikutnya, MTS mengundang RP berserta dua rekannya, termasuk Serda Ahmad, ke Mess Galaksi Dinas Psikologi TNI AU untuk dilakukan 'pembinaan'. Namun, pertemuan yang sempat terlihat sebagai peringatan ini berubah menjadi tindakan kekerasan. Serda RP dan ZN dipaksa melakukan push-up dan sit-up masing-masing 100 kali, sementara Serda Ahmad yang dianggap paling senior di antara korban dianiaya paling berat. JM, salah satu tersangka, menghancurkan dada Serda Ahmad sebanyak tiga kali, dengan pukulan ketiga dilakukan lebih keras hingga korban terjatuh. Setelah Serda Ahmad jatuh, para pelaku mencoba menghidupkannya dengan menggunakan minyak kayu putih, namun kondisi korban semakin memburuk. Serda Ahmad kemudian dibawa ke Rumah Sakit UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan menemui kematian di ruang IGD.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait