Kemdikti Buka Suara soal Paper 'Nobel MBG'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) buka suara soal makalah yang mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk nominasi Nobel Perdamaian 2026 dan mencantumkan nama Presiden Prabowo Subianto sebagai penulis. Menteri Brian Yuliarto membentuk tim investigasi sejak 4 Agustus 2026. Hasil koordinasi awal menunjukkan sejumlah pihak yang namanya tercantum tidak mengetahui, tidak pernah dimintai persetujuan, dan tidak terlibat dalam penyusunan maupun pengunggahan paper tersebut. Penulis utama berinisial DD telah membuat surat pernyataan dan permohonan maaf. DD belum menyandang jabatan guru besar dan tidak terafiliasi sebagai dosen; ia baru menjalani sidang promosi doktor.
Kemendikti juga menjelaskan bahwa SSRN bukan lembaga berwenang dalam proses Nobel, melainkan platform publikasi preprint. Keberadaan paper di SSRN tidak berarti isi atau klaimnya telah diverifikasi Komite Nobel. Pencantuman nama tanpa persetujuan merupakan persoalan etika publikasi ilmiah. Proses nominasi Nobel memiliki mekanisme tersendiri dan identitas nominasi dirahasiakan selama 50 tahun. Istilah 'nominasi' dalam judul paper tidak berarti nominasi resmi Nobel. Investigasi masih berlangsung, dan jika ditemukan pelanggaran etika akademik, kementerian akan mengambil langkah sesuai peraturan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 08.32
Kemdikti Sebut Penulis Paper 'Nobel MBG' Cantumkan Nama Tanpa Persetujuan
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 22.07
Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Program MBG Bakal Terus Berjalan
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 21.25
BGN Sisir Sekolah Swasta Elite Tak Butuh MBG
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 10.42
Waka Komisi X DPR: Pencatutan Nama di Paper 'Nobel MBG' Pelanggaran Serius
Berita terkait
Legislator NasDem Dukung Prabowo Teruskan MBG tapi Perbaiki Tata Kelola SDM
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.30
Legislator PAN Apresiasi Prabowo Teruskan MBG: Investasi untuk Tingkatkan SDM
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 05.35
Prabowo Kenalkan Susanah, Pengupas Bawang di Bogor dengan Upah Rp700 Ribu per Kg
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 09.21
Prabowo Bertekad Lanjutkan MBG, Komisi IX DPR Minta SPPG Dikawal Ketat
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.59