Kemenangan Anak Muda dan 'Partai Kecoak' yang Lengserkan Menteri di India
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Sejak Juni lalu, ribuan anak muda di India turun ke jalan menentang pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi. Mereka memprotes sistem pendadikan yang dianggap gagal dan minimnya lapangan kerja bagi generasi muda. Pergerakan ini mendorong pengunduran diri salah satu menteri dalam kabinet Modi.
Gerakan ini bermula dari pernyataan Ketua Mahkamah Agung India, Surya Kant, yang menyebut anak muda pengangguran sebagai "kecoak" yang menyerang lembaga pemerintahan. Pernyataan itu memantik kegeraman anak-anak muda. Seorang lulusan AS bernama Abhijeet Dipke kemudian membuat situs dan akun media sosial "Cockroach Janta Party" (CJP) sebagai sindiran terhadap partai berkuasa BJP pimpinan Modi.
Sejak itu, ribuan anak muda berkumpul di bawah gerakan yang viral dengan sebutan "Partai Kecoak". Mereka mengklaim kemenangan setelah menteri terkait mundur. Kepuasan publik di bawah kepemimpinan Modi jatuh ke level terendah, sementara Partai BJP bersiap menghadapi pemilihan umum.
Bagikan
Berita terkait
Kemarahan Gen Z Jadi Tantangan Terbesar dan Terberat di Negara Ini
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 12.06
Soal Upah Kupas Bawang, Politikus PDIP: Bisa Rp210 Juta per Bulan
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 11.07
Presiden Tertua di Dunia Sudah 71 Hari Kunjungan ke Eropa tapi Tak Pulang-pulang, Ada di Mana Dia?
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 10.34
Bukan Hanya Roy Suryo, PSI Seret PDIP dalam Polemik Ijazah Jokowi karena Dinilai Tak Masuk Akal
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 09.57