Megawati Bongkar Masalah Lapangan Kerja dan Hukum yang Disalahgunakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Megawati Soekarnoputri, sebagai Presiden ke-5 RI dan Ketua Umum PDI Perjuangan, mengkritik masalah serius bangsa yaitu tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi dan lemahnya penegakan hukum. Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2026 menunjukkan 7,22 juta penduduk tidak bekerja, dengan 1.033.182 di antaranya merupakan lulusan diploma hingga doktoral.
Dalam pidato sebagai Inspektur Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta Selatan pada 17 Agustus 2026, Megawati menyatakan kebingungannya atas fenomena ini. Ia mempertanyakan ke mana para lulusan pintar yang menganggur dan telah menugaskan tim untuk menyelidiki langsung ke lapangan guna mencari penyebab utamanya.
Megawati menegaskan bahwa penciptaan lapangan kerja bagi lulusan perguruan tinggi kunci agar pendidikan menjadi motor pembangunan, bukan sekadar gelar. Selain itu, ia menyoroti lemahnya hukum karena penyalahgunaan kekuasaan dan mendesak agar penegakan hukum diperbaiki untuk mewujudkan negara hukum yang adil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.33
Paripurna DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.04
DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung Terpilih, Ini Daftarnya
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.21
Megawati Minta Indonesia Belajar dari Iran: Tak Bisa Dikalahkan Amerika
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.56
Megawati Bandingkan Hukuman Pencuri Labu dengan Koruptor
Berita terkait
Ironi Kemerdekaan: Sejuta Sarjana Indonesia Masih Jadi Pengangguran
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 07.30
81 Tahun Merdeka, Megawati Bingung Indonesia Masih Goyang-Goyang
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 16.10
Rieke PDIP Usul DPR Bentuk Pansus Bahas Kewarganegaraan Ganda Terbatas
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 18.41
Megawati Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP Besok
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 18.27