Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemendagri: Percepatan Pendataan Terdampak Gempa NTT Bisa Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada 19 Agustus 2026. Kementerian Dalam Negeri mendorong percepatan pendataan warga terdampak untuk memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan cepat dan tepat sasaran. Data yang dikumpulkan mencakup sebaran titik pengungsian, jumlah pengungsi, kondisi masyarakat terdampak, bantuan yang masuk dan keluar, hingga kebutuhan warga di setiap desa dan kecamatan, termasuk wilayah kepulauan seperti Pulau Palue.

Menurut Tito, data di Posko Tanggap Darurat Sikka sudah cukup detail dan terpusat, sehingga manajemen penanganan bencana dianggap efisien. Ia meminta pemerintah daerah terus memperbarui data kerusakan, termasuk kondisi rumah warga, bangunan pemerintah, sekolah, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, dan infrastruktur lainnya. Data ini akan menjadi dasar dalam persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Safrizal menekankan pentingnya pendataan yang detail dan valid, karena data tersebut menjadi dasar percepatan penyaluran bantuan hingga pelaksanaan rehabilitasi. Ia juga menyampaikan bahwa pendataan harus mencakup tingkat kerusakan rumah dan bangunan, baik rusak ringan, sedang, maupun berat, lengkap dengan lokasi kerusakan yang jelas. Pengalaman penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh menunjukkan bahwa kecepatan dan ketepatan pendataan menjadi kunci penyelesaian bencana.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait