Kemendikdasmen Ungkap Hasil PISA 2025, Ini Perubahan Skor Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4084696/original/037170100_1657513182-Antusiasme_Murid_Kelas_1_SD_saat_Hari_Pertama_Sekolah-merdeka-4.jpg)
Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 yang dirilis Kemendikdasmen pada 8 September 2026 menunjukkan perbaangan skor Indonesia pada bidang membaca dan sains, namun penurunan pada matematika. Skor membaca naik dari 359 poin pada 2022 menjadi 365 poin, sementara sains juga meningkat dari 383 menjadi 389 poin. Sebaliknya, skor matematika turun dari 366 menjadi 364 poin. Kepala BKPDM Kemendikdasmen Toni Toharudin menyatakan bahwa hasil ini mencerminkan arah kebijakan pendidikan yang tepat, namun menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari peringkat PISA, melainkan dari kemampuan siswa dalam bernalar, memecahkan masalah, dan belajar sepanjang hayat. Pemerintah akan menggunakan hasil ini sebagai evaluasi untuk langkah selanjutnya, termasuk penguatan kompetensi guru, pembelajaran mendalam, serta penguatan literasi, numerasi, dan sains. Santosh Khatri, Chief of Education UNESCO Regional Office, melaporkan bahwa hampir 97 persen penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas sudah melek huruf pada 2024. Namun, angka melek huruf belum sepenuhnya mencerminkan kemampuan literasi yang mencakup pemahaman informasi, berpikir kritis, dan kemampuan memecahkan masalah. Skor membaca Indonesia dalam PISA 2025 masih berada di bawah rata-rata OECD sebesar 476 poin, yang menunjukkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pemahaman mendalam di kalangan pelajar sejak kelas awal. PISA 2025 diikuti oleh 91 negara dengan sekitar 760.000 siswa sebagai sampel, menggunakan metode Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT) pada April-May 2025. Hasil ini akan menjadi dasar bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama untuk merencanakan tindak lanjut peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Kubu Febrie Adriansyah Ragukan Aliran Rp 40 Miliar ke Jaksa Agung
JawaPos · 8 September 2026 pukul 20.00
Jaring Bibit Unggul, Koopsudnas Bakal Tawari Atlet Modern Pentathlon Pemenang Panglima Cup Masuk TNI
JawaPos · 8 September 2026 pukul 20.00
'Tamu Tak Diundang', Wanita di Jaktim Curi HP Pemilik Rumah yang Sedang Salat
kumparan · 8 September 2026 pukul 19.59
Pemerintah Siapkan Bantuan Rumah Korban Gempa NTT hingga Rp 70 Juta
Detik.com · 8 September 2026 pukul 19.56