Kemenhaj Minta PPIU Perhatikan Kebutuhan Jemaah Umrah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) memastikan kebutuhan jemaah yang terdampak gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tetap terpenuhi. Erupsi gunung berapi tersebut menyebabkan sebaran abu vulkanik yang mengganggu operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sejak 6 September 2026.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, menegaskan bahwa keselamatan jemaah menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan terkait keberangkatan, kepulangan, transit, perubahan jadwal, maupun perubahan rute penerbangan. Ia juga meminta jemaah tetap tenang dan berkomunikasi dengan travel masing-masing untuk mendapatkan informasi terkini.
Kemenhaj memerintahkan seluruh asosiasi Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), PPIU, dan penyelenggara perjalanan umrah untuk segera melakukan langkah mitigasi. Hal ini bertujuan memastikan jemaah yang terdampak tetap memperoleh pelayanan dan pendampingan hingga perjalanan dapat dilanjutkan dengan aman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 10.50
Cerita Penumpang di Bandara Lampung Terdampak Abu Anak Krakatau
Berita terkait
Kemenhaj Blokir Akses Tiga PPIU, Termasuk Hanania Group
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 13.32
MenLH Jumhur Hidayat Turunkan Tim Reaksi Cepat Efek Erupsi Krakatau
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.53
Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan dari Bandara Aceh Terdampak
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 12.35
Bertambah, Bandara Semarang Batalkan 36 Penerbangan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 12.28