KemenHAM DKI Minta Publik Tak Bawa Isu SARA Terkait Bentrok di Menteng
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM DKI Jakarta, Mikael Azedo Harwito, meminta publik tidak mengaitkan bentrokan maut di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, dengan isu SARA. Ia menyerahkan proses hukum kepada polisi dan mengajak masyarakat menahan diri, tidak terprovokasi, serta percaya pada penegakan hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel. KemenHAM Jakarta akan berkoordinasi dengan pihak sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah tindakan melawan hukum.
Polisi telah menetapkan tujuh tersangka dari dua peristiwa berbeda. Peristiwa pertama dipicu teguran warga terhadap kelompok yang menggunakan knalpot berisik, yang kemudian merusak gerobak makanan. Hal itu memicu peristiwa kedua berupa kericuhan dan penganiayaan. Mikael juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi provokatif yang belum terverifikasi demi menjaga keharmonisan sosial.
Bagikan
Berita terkait
5 Fakta Penjambret Wanita India di Menteng Kini Jadi Tersangka
Detik.com · 8 September 2026 pukul 08.00
Jambret WN India di Menteng Ternyata Residivis, Beraksi karena Kebutuhan Ekonomi
kumparan · 7 September 2026 pukul 22.44
Eksekutor Jambret WNA India di Menteng Buron, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 19.12
Polisi Buru Rekan Penjambret WNA India di Menteng
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.02