Kemenhub: Keselamatan penerbangan Indonesia di atas rata-rata global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perhubungan Indonesia menyatakan kinerja keselamatan dan keamanan penerbangan nasional berada di atas rata-rata global berdasarkan hasil audit ICAO. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa menyampaikan, skor pada aspek keselamatan dan keamanan penerbangan Indonesia mencapai 78,85 persen, melampaui rata-rata global sebesar 70,6 persen dalam audit Universal Safety Oversight Audit Programme (USOAP). Untuk menjaga keselarasan dengan standar internasional, Kemenhub secara rutin memperbarui regulasi penerbangan, termasuk menyesuaikan perubahan standar dalam Annex ICAO yang diperbarui hampir setiap minggu. Pengembangan teknologi seperti pesawat nirawak atau drone menjadi salah satu faktor yang mendorong perlunya regulasi baru di sektor penerbangan. Indonesia juga mencalonkan diri kembali sebagai anggota Dewan ICAO, dengan agenda pengembangan drone, peningkatan kapasitas sumber Daya Manusia, dan penerbangan berkelanjutan. Pemilihan anggota baru Dewan ICAO akan dilaksanakan pada Sidang Luar Biasa ke-43 di Montreal, Kanada pada 19–20 November 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 19.00
RI Bidik Kursi Anggota Dewan ICAO, Apa Untungnya?
Berita terkait
Drone SABLE Melesat Berkecepatan 825 km/jam Kejar Pesawat Pencegat
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 18.35
Sjafrie Tinjau Kesiapan Prajurit TNI dalam Complex Warfare Course, Operasi Siber hingga Drone
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 17.57
Iran Klaim Serang Pangkalan Udara Al Minhad di UEA dengan Puluhan Drone
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 12.54
Aksi Drone, Pesawat F-16, Bendera Raksasa Warnai Merdeka Run 2026
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 07.40