Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

RI Bidik Kursi Anggota Dewan ICAO, Apa Untungnya?

Indonesia mencalonkan kembali diri sebagai anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) pada 2026. Kesempatan dinilai lebih besar setelah jumlah kursi Dewan ICAO ditambah dari 36 menjadi 40. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa menyatakan pemerintah dan asosiasi penerbangan tengah menggalang dukungan di berbagai negara, termasuk Afrika, Arab, Eropa, Asia, dan Pasifik. Indonesia juga telah menerima dukungan langsung dari Singapura dan Timor Leste melalui pertemuan bilateral. Jika terpilih, Indonesia dapat menyampaikan kepentingan dan inisiatifnya secara langsung di forum ICAO tanpa perlu bergantung pada negara lain. Selain itu, Indonesia siap berbagi pengalaman dalam peningkatan kapasitas SDM penerbangan, pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF), dan regulasi drone. Program pelatihan dan peningkatan kapasitas ke negara Afrika telah dilakukan pada 2015-2017 dengan anggaran sekitar US$ 400 ribu, dan akan dilanjutkan hingga 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait