Kemenhut Libatkan Masyarakat Untuk Perkuat Koridor Gajah Sumatra di Bukit Tigapuluh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kehutanan menguatkan perlindungan habitat dan koridor Gajah Sumatra di Lanskap Bukit Tigapuluh, Jambi dan Riau, untuk menjaga konektivitas ruang jelajah satwa. Upaya ini bertujuan menyeimbangkan konservasi, pengelolaan sumber daya alam, dan kehidupan masyarakat sekitar. Lanskap Bukit Tigapuluh diakui sebagai wilayah penting bagi keberlangsungan Gajah Sumatra, dengan jelajah yang melintasi berbagai kawasan berstatus pengelolaan berbeda. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menekankan perlindungan gajah tidak cukup hanya melalui pendekatan kawasan konservasi, tetapi juga melibatkan masyarakat lokal sebagai mitra penting. "Penegakan hukum penting, tapi kita juga harus memberikan alternatif yang ideal," ujarnya, menegaskan pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam upaya konservasi. Dalam kunjungan tersebut, Menhut didampingi Gubernur Jambi Al Haris, Penasihat Utama Menteri Kehutanan Dr. Willie Smits, Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo Sindi, dan Direktur Perencanaan Konservasi Ammy Nurwati. Menjaga koridor gajah memastikan satwa dapat bergerak, mencari pakan, memperoleh air, dan berkembang biak secara alami, sekaligus mengurangi konflik antara manusia dan satwa liar. Gubernur Al Haris menyampaikan perlindungan gajah harus berjalan seiring perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar habitat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 29 September 2026 pukul 10.00
Lindungi Gajah Sumatera, Menhut Tambah GPS Collar di Bukit Tigapuluh Jambi
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 14.35
Gajah Sumatra Lisa Melahirkan, TN Tesso Nilo Kedatangan Anggota Baru
Berita terkait
Menhut Libatkan Masyarakat Demi Kelola Habitat Gajah Sumatra
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 05.11
Kemenhut Temukan Ranjau-Musnahkan 627 Batang Sawit di Koridor Gajah
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.35
Kemenhut Evakuasi 100 Satwa Liar dari 6 Lokasi Rawan Karhutla
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 14.02
Data Kemenhut, Ada 8 Satwa Liar yang Mati Terdampak Karhutla
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 00.16