Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Indonesia mengungkapkan penyebab kematian anak gajah sumatera bernama Yuna di Pusat Latihan Gajah Saree, Aceh. Gajah betina di bawah tiga tahun itu mati pada Selasa malam setelah kondisi kesehatannya menurun drastis. Diduga, kematian disebabkan oleh virus Elephant Endotheliotropic Herpesvirus (EEHV), yang menyerang anak gajah dan dikenal mematikan. Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, menjelaskan gejala seperti pembengkakan wajah, mata merah, lidah kebiruan, dan pendarahan organ dalam. Sampel organ telah diambil untuk uji laboratorium guna konfirmasi penyebab pasti. Yuna adalah anak dari induk gajah Suci.
Kematian Yuna menjadi perhatian karena kondisinya tampak sehat pada pagi dan siang hari sebelumnya, lalu memburuk dengan cepat. Hal ini menunjukkan keganasan virus EEHV bagi populasi anak gajah. Kasus ini penting dalam konteks konservasi gajah sumatera yang terancam punah, dan menyoroti perlunya pemantauan kesehatan satwa secara ketat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 21.31
Anggota DPR RI Rajiv Minta Pemerintah Anggarkan Vaksin untuk Anak Gajah
Berita terkait
Bayi Orang Utan Lahir di Aceh, Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 12.09
Rehabilitasi Kemenhut Berbuah Manis, Orangutan Wenda Melahirkan Bayi di Hutan Aceh
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.57
Jelang HUT RI, Kemenhut umumkan bayi orang utan lahir di CA Jantho
ANTARA News · 1 Agustus 2026 pukul 17.54
Bima Arya Sebut Situasi Aceh Landai dan Membaik, Kemendagri Intensifkan Komunikasi
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 17.00