Kemenkes Butuh Rp 200 M untuk Bangun Ulang 2 RS yang Rusak Imbas Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa dua rumah sakit di Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni di Manggarai Timur dan Nagekeo, rusak berat akibat gempa. Perbaikan kedua rumah sakit tersebut membutuhkan anggaran antara Rp 150 hingga Rp 200 miliar. Karena kerusakan yang signifikan, Kemenkes segera mengirimkan rumah sakit lapangan untuk memastikan layanan kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat. Rumah sakit lapangan ini mulai beroperasi pada 18 Agustus 2025 dan sudah melayani pasien dengan tigaasien rujukan merah dan kuning secara penuh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 19.40
Kemenkes dirikan RS lapangan aman dari gempa susulan di NTT
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.43
Menkes Ungkap Tantangan Tangani Korban Gempa NTT
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 20.00
Iriawan Hibur Anak-anak hingga Dengarkan Keluhan Pengungsi NTT
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 15.30
Gandeng PMI, Danone Indonesia Bantu Warga Korban Gempa NTT
Berita terkait
JK: PMI Salurkan Logistik dan Layani Ratusan Warga NTT Terdampak Gempa
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.35
Kemenkes Bangun RS Lapangan di Ruteng NTT, Ada Ruang Operasi Darurat untuk Korban Gempa
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 11.45
Setelah Gempa NTT, Menkes Pastikan RSUD Komodo Jadi Rumah Sakit Rujukan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.01
Kemenkes Targetkan RSUD di 8 Daerah Terdampak Gempa NTT Beroperasi dalam Sepekan
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.11