Setelah Gempa NTT, Menkes Pastikan RSUD Komodo Jadi Rumah Sakit Rujukan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengunjungi RSUD Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Selasa (18/8) untuk memastikan kesiapan rumah sakit sebagai rujukan korban gempa Flores. Sebanyak tujuh pasien rawat inap dari Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur telah dirujuk ke RSUD Komodo. Menkes menegaskan bangunan rumah sakit dinyatakan 100% layak pakai oleh Kementerian Pekerjaan Umum, dengan hanya retakan minor yang tidak membahayakan. Namun, puluhan pasien masih menolak perawatan di ruang rawat inap dan memilih tinggal di tenda darurat atau lobi karena trauma gempa. Menkes akan menerbitkan surat resmi kelayakan bangunan untuk menenangkan pasien. RSUD Ruteng dan RSUD Borong mengalami kerusakan, sehingga peran RSUD Komodo sebagai rujukan utama semakin vital. Presiden Jokowi telah menginstruksikan pengadaan dokter spesialis di RSUD Komodo agar masyarakat NTT tidak perlu ke provinsi lain untuk pelayanan medis khusus. Pemerintah terus memastikan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak berfungsi optimal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 11.45
Kemenkes Bangun RS Lapangan di Ruteng NTT, Ada Ruang Operasi Darurat untuk Korban Gempa
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 21.22
TNI AD Kirim Kapal RS ke NTT, Bawa 70 Ton Logistik dan 2 Ambulans
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 12.48
Menkes pastikan operasi berjalan meski RSUD Ruteng terdampak gempa NTT
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 10.11
Kemenkes Dirikan RS Lapangan di Ruteng dan Aeramo untuk Perkuat Layanan Pascagempa NTT
Berita terkait
Kemenkes Butuh Rp 200 M untuk Bangun Ulang 2 RS yang Rusak Imbas Gempa NTT
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 19.27
Menkes Pastikan Obat untuk Korban Gempa NTT Cukup, Distribusi dari Bali-Makassar
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 10.06
94 Warga Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Evaluasi Serius
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 13.51
94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal di Pengungsian
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.17