Kemenkes Dirikan RS Lapangan di Ruteng dan Aeramo untuk Perkuat Layanan Pascagempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendirikan dua Rumah Sakit (RS) Lapangan di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, sebagai respons terhadap gempa bumi magnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026. Pendirian fasilitas darurat ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan medis dan mendukung pemulihan fasilitas kesehatan yang rusak akibat gempa. Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari aktivasi Health Emergency Operation Center (HEOC) untuk merespons kondisi fasilitas kesehatan yang terdampak. Kedua RS yang terdampak mengalami kerusakan, sehingga RS Lapangan diperlukan untuk tetap memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Sebagai tindak lanjut, Tim Emergency Medical Team (EMT) Komposit Nagekeo telah berkoordinasi dengan Direktur RSUD Aeramo terkait operasional RS Lapangan. Kolaborasi juga dilakukan dengan petugas Instalasi Pemeliharaan Rumah Sakit (IPRS) untuk memantau kerusakan ruang perawatan guna menjamin keamanan staf dan pasien. Berdasarkan evaluasi sementara, RSUD Aeramo membutuhkan tambahan tenda untuk mendukung operasional RS Lapangan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 08.13
Kemenkes siagakan 9 HEOC, pastikan penanganan kesehatan pascagempa NTT
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 08.36
Kemenkes Siapkan RS Lapangan di Ruteng, NTT Dilengkapi Ruang Operasi
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.41
Komisi IX DPR Minta Kemenkes Turunkan Psikolog untuk Korban Gempa NTT
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 18.44
Dukungan untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Gempa NTT
Berita terkait
BMKG Catat 2.768 Kali Gempa Susulan di NTT, Akan Luruh 3-4 Minggu
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.22
Setelah Gempa NTT, Menkes Pastikan RSUD Komodo Jadi Rumah Sakit Rujukan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.01
Anggota DPR Minta Kemenkes Turunkan Dokter Keliling untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.18
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20