Kemenkes Sebut Dokter SZM Idap Masalah Kesehatan Jiwa, Diberi Obat Teratur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310754/original/039798700_1785335833-65692.jpg)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan dokter SZM, peserta program internship, memiliki riwayat masalah kesehatan jiwa dan menjalani terapi obat secara rutin. Investigasi Kemenkes tidak menemukan pelanggaran dalam pelaksanaan internship, termasuk tidak ada kelebihan jam kerja atau beban kerja berlebihan. Lingkungan kerja di Rumah Sakit Sentra Medika Depok dinilai sangat suportif. Dokter SZM ditemukan meninggal dunia setelah diduga melompat dari lantai 18 Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu, 26 Juli 2026. Polisi melaporkan bahwa sebelum kejadian, korban menolak ajakan ibunya pergi ke mall dan memilih tinggal di apartemen. Setelah ibunya pergi, korban mengunci pintu dari dalam dan diduga melompat. Penyelidikan polisi berlangsung untuk mengetahui motif. Jenazah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 21.18
Kemenkes Sebut Dokter Muda Tewas di Apartemen Kalibata Punya Masalah Kesehatan Jiwa
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 08.32
Hasil Investigasi Kasus Dokter Magang Diduga Bunuh Diri di Kalibata
Berita terkait
Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 07.01
Kemenkes Ungkap Hasil Investigasi Kematian Dokter Internship di Apartemen Jaksel
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 21.39
Menhub Tegaskan KMP Putri Yasmin Laik Laut Sebelum Terbakar di Selat Lombok
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 23.40
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20