Kemenkes Targetkan Seluruh RSUD dan Puskesmas Terdampak Gempa NTT Beroperasi 12 Minggu ke Depan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali beroperasi penuh dalam satu hingga dua minggu ke depan. Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, menyatakan target pemulihan RSUD ditetapkan paling lambat satu minggu untuk mengaktifkan layanan dasar medis, meliputi penanganan luka trauma, kesehatan ibu dan anak, serta fasilitas cuci darah (hemodialisa).
Sementara untuk Puskesmas, target operasional kembali adalah dua minggu dengan fokus pada layanan ibu hamil, persalinan, dan imunisasi. Agus menegaskan bahwa seluruh Puskesmas yang rusak diharapkan sudah beroperasi minimal dalam jangka waktu tersebut. Data terbaru mencatat gempa bumi ini telah menewaskan 51 orang dan melukai 64 orang. Kemenkes terus mengkoordinasikan evakuasi korban, pengiriman logistik medis, serta penataan pos kesehatan darurat untuk memastikan akses layanan kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 16 Agustus 2026 pukul 10.28
Kemenkes targetkan RSUD terdampak gempa NTT pulih dalam sepekan
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.18
Anggota DPR Minta Kemenkes Turunkan Dokter Keliling untuk Korban Gempa NTT
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 08.13
Kemenkes siagakan 9 HEOC, pastikan penanganan kesehatan pascagempa NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
Berita terkait
Kemenkes: 25 Ribu Penyintas Gempa NTT Terserang ISPA
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 23.25
Kemenkes Siapkan Puskesmas Hadapi Paparan Abu Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 12.58
166 Puskesmas NTT Rusak, Kemenkes Ungkap Pemulihan Bisa Makan Waktu Setahun
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 18.06
Bahlil: ESDM Kirim 48 Genset untuk Dukung Puskesmas Terdampak Gempa di NTT
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.41